Menurut Smet (1994), Psikososial didefinisikan sebagai hubungan yang
dinamis antara psikologis dan pengaruh sosial dan di antara keduanya saling
mempengaruhi. Kedua komponen tersebut merupakan hal yang penting untuk proses
perkembangan individu. Gangguan psikososial terjadi apabila terdapat ketidak
seimbangan antara kedua komponen di atas yang menyebabkan perubahan dalam
kehidupan, sehingga penderita DM harus beradaptasi untuk menghadapi perubahan
tersebut.
Menurut WHO (2002), Psikososial didefinisikan sebagai hubungan yang
dinamis antara psikologis dan pengaruh sosial dan di antara keduanya saling
mempengaruhi. Kedua komponen tersebut merupakan hal yang penting untuk proses
perkembangan, hal tersebut akan beriringan dengan proses pertumbuhan dan
maturasi, sehingga psikososial akan berubah sesuai dengan perubahan pertumbuhan
dan perkembangan individu.
Menurut Sarwono (2002) beberapa faktor yang termasuk dalam Psikososial
antara lain persepsi, motivasi (motif), kepercayaan dan adanya interaksi sosial. Ke
empat faktor tersebut merupakan unsur-unsur yang tidak terlepas dalam diri individu
selama proses perkembangan dan perilakunya, termasuk dalam perilaku kesehatan
yaitu dalam mengatur pola makan seimbang dan sehat.
Menurut Rachmat (2002), unsur-unsur yang termasuk dalam psikososial
(psikologi sosial) adalah unsur persepsi, motif atau motivasi diri, kepercayaan diri
dan dukungan keluarga dan dukungan sosial serta norma-norma yang berlaku dalam masyarakat. Unsur-unsur psikososial secara umum dapat dimodifikasikan dari teori
Model Kepercayaan yang dikemukakan oleh Rosenstock (1982), maka unsur
psikososial merupakan faktor yang berhubungan dengan perilaku kesehatan dan
kepercayaan individu terhadap perilaku kesehatan dan salah satu bentuk perilaku
kesehatan tersebut adalah pola makan seimbang bagi penderita DM.
Selasa, 11 Oktober 2011
PSIKOSOSIAL
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar